Cek apakah berat badanmu sudah ideal berdasarkan usia, jenis kelamin, tinggi, dan berat badan.
Disclaimer: perhitungan BMR pada kalkulator ini menggunakan rumus Mifflin, yaitu:
BMI = Berat Badan (kg) ÷ (Tinggi Badan (m) × Tinggi Badan (m))
Tinggi badan harus dalam satuan meter, bukan centimeter.
Menghitung BMI sangat penting, terutama jika Anda sedang mengevaluasi berat badan atau berencana memulai program diet.
BMI mengelompokkan kondisi tubuh ke dalam kategori medis yang jelas, bukan berdasarkan perasaan atau persepsi visual semata.
BMI menjadi baseline bagi ahli gizi untuk menilai urgensi penurunan berat badan dan menentukan target yang realistis.
Nilai BMI yang tinggi berkaitan dengan risiko diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan penyakit jantung.
BMI membantu melihat tren perubahan berat badan dalam konteks tinggi badan, yang lebih stabil dibandingkan angka timbangan harian.
Hasil kalkulator BMI bersifat indikatif. Alat ini memiliki keterbatasan pada kelompok tertentu seperti:
BMI membantu mengetahui posisi berat badan, tetapi tidak menjawab berapa kalori yang sebenarnya dibutuhkan tubuh setiap hari. Untuk strategi diet yang tepat, BMI perlu dikombinasikan dengan perhitungan kebutuhan kalori harian.
Langkah selanjutnya: Hitung BMR dan TDEE untuk mengetahui kebutuhan energi tubuh secara spesifik.
Setelah mendapatkan hasil BMI, Anda dapat melanjutkan dengan:
Khusus untuk kondisi seperti GERD, PCOS, atau pascapersalinan, angka kalkulator akan lebih optimal bila disesuaikan dengan evaluasi personal yang lebih mendalam.
Konsultasikan kebutuhan diet Anda dengan dokter spesialis gizi profesional di drSlimming.id.