Kalkulator Defisit Kalori

Hitung target kalori harian untuk turun berat badan secara bertahap, berbasis kebutuhan (TDEE) kamu.

Estimasi — bukan diagnosis

Catatan: Jika kamu punya kondisi medis (mis. diabetes, gangguan tiroid, kehamilan/menyusui, riwayat eating disorder), konsultasikan dulu sebelum mengubah asupan kalori.

Rumus BMR: Mifflin–St Jeor. TDEE dihitung dari faktor aktivitas.
Isi data lalu klik “Hitung target”.

TDEE (kebutuhan harian)

Estimasi kalori untuk menjaga berat badan saat ini.

BMR (metabolisme basal)

Kalori minimum untuk fungsi dasar tubuh saat istirahat.

Estimasi laju penurunan (perkiraan)

Berdasarkan defisit harian. Hasil nyata dipengaruhi tidur, stres, aktivitas, dan konsistensi.

Pembagian per makan (opsional)

Ini pembagian sederhana (bukan rencana makan personal).

Apa Itu Defisit Kalori?

Defisit kalori adalah kondisi ketika asupan energi harian lebih rendah dibandingkan kebutuhan energi tubuh. Kebutuhan ini mencakup metabolisme basal (BMR)—energi minimum untuk fungsi vital—dan total pengeluaran energi harian (TDEE) yang dipengaruhi aktivitas fisik.

Saat defisit tercapai secara bertahap dan terkontrol, tubuh akan menggunakan cadangan energi (termasuk lemak) untuk menutup selisih tersebut. Inilah alasan defisit kalori menjadi dasar hampir semua strategi penurunan berat badan yang rasional dan berbasis fisiologi.

Hubungan Defisit Kalori, BMR, dan TDEE

Agar tidak salah langkah, penting memahami perannya:

  • BMR (Basal Metabolic Rate)
    Kalori minimum yang dibutuhkan tubuh saat istirahat total untuk menjaga fungsi dasar seperti pernapasan, sirkulasi, dan kerja organ.
  • TDEE (Total Daily Energy Expenditure)
    Total kalori yang dibakar tubuh dalam sehari, termasuk BMR + aktivitas fisik + efek termik makanan.
  • Defisit Kalori
    Selisih antara TDEE dan asupan kalori.
    Contoh sederhana: jika TDEE 2.000 kkal dan asupan 1.500 kkal, maka defisit = 500 kkal/hari.

Prinsip pentingnya: target kalori sebaiknya tidak berada di bawah BMR, karena berisiko menurunkan performa metabolik, meningkatkan rasa lelah, dan menyulitkan keberlanjutan diet.

Untuk mengetahui nilai BMR dan TDEE silahkan cek di Kalkulator BMR & TDEE.

Berapa Defisit Kalori yang Aman?

Tidak ada angka tunggal yang cocok untuk semua orang. Namun secara umum:

  • Defisit ringan (±250 kkal/hari)
    Cocok untuk pemula, orang dengan aktivitas rendah, atau yang ingin hasil stabil dan minim efek samping.
  • Defisit sedang (±500 kkal/hari)
    Paling sering digunakan karena relatif seimbang antara hasil dan keberlanjutan.
  • Defisit agresif (≥750 kkal/hari)
    Perlu pengawasan lebih ketat. Tidak disarankan jangka panjang, terutama bagi wanita, lansia, atau orang dengan kondisi medis tertentu.

Kalkulator di atas membantu menyesuaikan defisit berdasarkan data tubuh dan aktivitas, bukan sekadar angka perkiraan.

Kenapa Banyak Orang Gagal Meski Sudah Defisit Kalori?

Secara teori sederhana, praktiknya sering tidak konsisten. Beberapa penyebab umum:

  1. Estimasi kebutuhan kalori terlalu rendah
    Mengabaikan aktivitas harian atau salah hitung BMR/TDEE.
  2. Defisit terlalu agresif
    Memicu lapar berlebihan, kelelahan, dan akhirnya binge eating.
  3. Asupan protein kurang
    Massa otot menurun → metabolisme ikut turun.
  4. Tidur dan stres tidak terkelola
    Hormon lapar (ghrelin) dan kenyang (leptin) menjadi tidak seimbang.

Karena itu, defisit kalori ideal bukan hanya soal “lebih sedikit makan”, tapi strategi energi yang realistis dan berkelanjutan.

Cara Menggunakan Kalkulator Defisit Kalori dengan Optimal

Agar hasil perhitungan lebih relevan:

  1. Masukkan usia, berat, tinggi, dan aktivitas sesuai kondisi nyata.
  2. Pilih defisit ringan atau sedang sebagai titik awal.
  3. Gunakan hasil sebagai panduan harian, bukan angka kaku.
  4. Evaluasi respons tubuh tiap 1–2 minggu (energi, lapar, performa).

Jika berat badan tidak berubah sama sekali atau tubuh terasa terlalu lemah, penyesuaian tetap diperlukan.

Apakah Defisit Kalori Cocok untuk Semua Orang?

Tidak selalu. Pendekatan ini perlu kehati-hatian pada kondisi berikut:

  • Kehamilan dan menyusui
  • Riwayat gangguan makan
  • Penyakit metabolik tertentu (mis. diabetes yang belum terkontrol)
  • Gangguan hormon atau penggunaan obat tertentu

Pada kondisi tersebut, perhitungan kalori sebaiknya menjadi alat edukasi, bukan satu-satunya dasar keputusan.

Defisit Kalori yang Baik Itu Berkelanjutan

Penurunan berat badan yang sehat bukan soal seberapa cepat angka turun, tetapi:

  • apakah energi harian tetap stabil,
  • massa otot terjaga, dan
  • pola makan bisa dipertahankan dalam jangka panjang.

Gunakan kalkulator ini sebagai titik awal yang objektif, lalu sesuaikan dengan respons tubuh dan gaya hidupmu.

Konsultasikan Kebutuhan Anda

Konsultasikan kebutuhan diet Anda dengan dokter spesialis gizi profesional di drSlimming.id.

daftar konsultasi diet bersama dokter spesialis gizi berpengalaman
daftar konsultasi diet bersama dokter spesialis gizi berpengalaman
Hi Kak! ada promo special nih!
WhatsApp
drSlimming.id
Online sekarang
Hi kak, lagi cari paket diet yang sesuai? kebetulan aku ada promo spesial nih, mulai dari Rp500 ribuan aja! mau infonya?